Liputan6.com, Jakarta AC Milan kembali mengincar sektor pertahanan jelang penutupan bursa transfer. Nama Andreas Christensen masuk radar sebagai kandidat utama. Bek asal Denmark itu dinilai bisa memberi solusi atas kelemahan lini belakang tim Italia.
Namun, situasi di Barcelona berubah drastis setelah hengkangnya Inigo Martinez ke Al-Nassr. Kepergian sang bek membuat Blaugrana enggan membuka pintu keluar bagi Christensen. Kini, ia justru dipandang sebagai bagian penting dari skuad asuhan Hansi Flick.
Meski demikian, rumor soal ketertarikan Milan terus berkembang. Klub Serie A itu disebut siap menguji keteguhan Barcelona dengan tawaran resmi dalam waktu dekat.
Barcelona Perketat Sikap
Kepergian Inigo Martinez membuat Barcelona meninjau ulang daftar pemain yang bisa dilepas. Christensen, yang sebelumnya masuk kategori transferable, kini mendapat status baru sebagai pemain cadangan penting.
Hansi Flick bahkan telah menurunkan Christensen pada laga melawan Levante, meski hanya sekitar 15 menit. Kehadiran bek 29 tahun itu dianggap krusial untuk menjaga kedalaman skuad.
Karena alasan tersebut, Barcelona memandang dengan hati-hati setiap manuver transfer yang melibatkan Christensen. Klub tak ingin lini pertahanan kembali rapuh akibat kehilangan dua bek sekaligus.
Milan Masih Membuka Pintu
Di sisi lain, AC Milan masih memantau peluang dengan serius. Laporan dari Italia menyebutkan tim asuhan Massimiliano Allegri bertekad memperkuat lini belakang setelah merasa tidak puas dengan performa sektor pertahanan sejauh ini.
Christensen menjadi salah satu opsi utama yang dipertimbangkan. Milan menilai pengalamannya di level tertinggi bisa langsung memberi dampak instan.
Langkah konkret bisa terjadi dalam beberapa hari mendatang, mengingat waktu bursa transfer semakin sempit dan kebutuhan Milan semakin mendesak.
Faktor Finansial Bisa Jadi Penentu
Meski Christensen datang ke Camp Nou dengan status bebas transfer, Barcelona masih bisa melihat nilai ekonomi dari penjualannya. Tawaran dengan jumlah signifikan mungkin akan membuat manajemen klub berpikir dua kali.
Di tengah tekanan untuk menyeimbangkan neraca keuangan, Barcelona tetap membuka telinga terhadap proposal yang memberi keuntungan nyata. Namun, kepentingan teknis tetap menjadi pertimbangan utama.
Pada akhirnya, keputusan akan ditentukan oleh keseimbangan antara kebutuhan Barcelona menjaga stabilitas pertahanan dan peluang Milan menutup celah di lini belakang dengan cepat.