KKP Tampung Aspirasi Publik Terkait Kebijakan Pengelolaan Konservasi Jenis Ikan

1 month ago 25
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

INFO NASIONAL - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pelibatan publik dalam penyusunan Rancangan Kebijakan Perlindungan, Pelestarian, Pemanfaatan Jenis Ikan Dilindungi dan/atau appendiks CITES dan dibatasi pemanfaatannya serta Pengendalian Jenis Ikan Asing Invasif. Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Ikan, Sarmintohadi, menegaskan kebijakan konservasi ikan tidak dapat disusun secara sepihak, tetapi harus berbasis data ilmiah dan aspirasi publik.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Perlindungan ikan tidak boleh berhenti sebagai teks regulasi. Ia harus hidup di lapangan, adaptif terhadap tantangan, dan relevan bagi masyarakat. Melalui forum ini, kami menghimpun pandangan dari para ahli, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memastikan kebijakan yang lahir bukan hanya kuat secara hukum, tetapi juga aplikatif dan adil,” kata Sarmintohadi di Jakarta, Sabtu, 13 Desember 2025.

Pekan lalu pihaknya telah menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Jakarta, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan 2025. Forum itu melibatkan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, peneliti, NGO, asosiasi profesi, hingga pelaku usaha perikanan untuk memberikan masukan substansial terhadap penyusunan dan penyempurnaan terkait revisi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang Dilindungi dan/atau Dibatasi Pemanfaatannya, serta rancangan substansi kebijakan untuk memitigasi dampak dan pengendalian pemanfaatan jenis asing invasif.

Sarmintohadi menjelaskan, sumber daya genetik biota perairan merupakan aset strategis bangsa yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi tinggi. Namun, tekanan terhadap populasi ikan meningkat akibat degradasi habitat, perubahan iklim, praktik penangkapan berlebih, serta invasi spesies asing.

“Jenis ikan asing invasif adalah contoh nyata bagaimana spesies yang salah tempat bisa menjadi masalah besar. Tanpa pengaturan yang tepat, ia dapat merusak ekosistem dan mengancam spesies lokal. Maka kebijakannya tidak bisa kaku, tapi harus cerdas, adaptif, dan berbasis risiko,” ujarnya.

Menurut dia, KKP juga mendorong lahirnya kebijakan yang menyeimbangkan tiga pilar utama konservasi, yaitu perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk memperkuat tata kelola sumber daya kelautan yang berkelanjutan berbasis ekologi, ekonomi, dan partisipasi publik.

“Konservasi dan ekonomi bukan musuh. Yang kita lawan itu kepunahan dan kerusakan. Dengan tata kelola yang baik, konservasi justru menjadi fondasi ekonomi biru yang kuat,” kata Sarmintohadi. (*)

Read Entire Article