Liputan6.com, Jakarta Lecce vs Milan akan menjadi salah satu laga yang tersaji di pekan ke-2 Serie A 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025 pukul 01.45 WIB di Stadio Ettore Giardiniero.
AC Milan datang dengan ambisi bangkit usai penampilan yang belum maksimal di laga pembuka. Di sisi lain, Lecce ingin memanfaatkan dukungan publik tuan rumah untuk memberi kejutan pada tim besar.
Kedua tim membawa misi penting di awal musim ini sehingga duel diprediksi berlangsung sengit. Beberapa pertarungan individu di lapangan diyakini bakal menentukan arah hasil akhir laga.
Pertarungan di Lini Belakang
Masalah pertahanan Milan masih jadi perhatian usai laga melawan Cremonese. Matteo Gabbia akan mendapat tugas berat menjaga ujung tombak Lecce, entah Francesco Camarda atau Nikola Stulic.
Gabbia diharapkan mampu memimpin barisan belakang dengan lebih tegas. Jika kembali rapuh, Milan bisa kesulitan menghadapi serangan cepat tuan rumah.
Di sisi lain, Santiago Pierotti berpotensi jadi ancaman dari sayap kanan Lecce. Pervis Estupinan dan Strahinja Pavlovic harus waspada menghadapi kecepatan winger Argentina tersebut.
Modric dan Duel di Tengah
Luka Modric akan tetap jadi motor serangan Milan di lini tengah. Hampir semua alur serangan melawan Cremonese berawal dari kakinya, dan hal itu kemungkinan besar terulang lagi.
Lassana Coulibaly akan mencoba menghentikan aliran permainan maestro Kroasia tersebut. Gelandang Lecce itu punya keunggulan fisik setelah tampil penuh di dua laga awal musim.
Namun, pengalaman dan visi permainan Modric bisa jadi pembeda. Jika ia mampu mengontrol tempo, Milan akan lebih mudah menciptakan peluang.
Ujian di Sayap dan Depan
Di sisi kanan Milan, Yunus Musah diperkirakan tampil sebagai wing-back. Staminanya memang jadi keunggulan, tetapi kelemahan dalam bertahan bisa dimanfaatkan Lecce.
Antonino Gallo dipastikan akan sering maju dengan overlap untuk menekan sisi Musah. Ketenangan akan jadi kunci bagi pemain Amerika itu agar tidak kehilangan duel 1 lawan 1.
Sementara itu, di lini depan, Santiago Gimenez dituntut memberi pembuktian. Striker Meksiko itu akan berduel fisik dengan Kialonda Gaspar, yang bisa menjadi penentu siapa lebih dominan di area kotak penalti.
Sumber: Sempre Milan