Bos Motor Listrik Akui Subsidi Dicabut Sempat Bikin 'Goyang' Penjualan

13 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Tak Ada Insentif Motor Listrik Rp7 Juta di 2026, Ini Strategi Alva

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri sepeda motor listrik Indonesia memasuki babak baru setelah pemerintah menghentikan program insentif pembelian kendaraan listrik roda dua. Kondisi ini sempat memicu perlambatan penjualan pada periode transisi.

Chief Executive Officer Alva, Purbaja Pantja, menilai dinamika tersebut justru jadi kesempatan terkait perubahan pola pikir konsumen yang semakin rasional dalam memilih kendaraan listrik. Menurutnya, pasar kini bergerak dari tahap pengenalan menuju tahap pertimbangan kualitas dan performa.

"Kalau kita lihat perjalanan industri motor listrik di Indonesia, sebenarnya edukasi dan awareness itu terus meningkat. Dulu pertanyaannya sangat basic, seperti 'kalau hujan kesetrum enggak?'. Sekarang sudah berubah, orang lebih banyak bertanya soal performa. Itu menurut saya sinyal yang sangat baik," ujar Purbaja di sela-sela Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2026, Jumat (6/2/2026).

Ia mengakui, penghentian subsidi pembelian motor listrik yang sebelumnya mencapai Rp7 juta per unit memang berdampak pada penjualan, terutama pada akhir 2024 hingga awal 2025. Namun situasi tersebut dianggap sebagai fase penyesuaian pasar setelah sebelumnya sangat ditopang stimulus pemerintah.

"Penurunan memang terjadi di awal masa transisi. Tapi menjelang akhir tahun suasananya sudah jauh lebih baik. Kami optimistis 2026 hasilnya akan lebih baik dibanding 2025," katanya.

Dalam menghadapi kondisi tanpa insentif, Alva tidak mengandalkan strategi pasar secara umum, melainkan fokus pada strategi internal perusahaan. Produsen motor listrik lokal ini sejak awal memilih pendekatan bertahap dengan memperkenalkan produk di segmen premium lebih dulu sebelum masuk ke segmen yang lebih luas.

Purbaja menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan membangun persepsi publik mengenai kemampuan motor listrik yang selama ini dianggap kalah dari kendaraan berbahan bakar bensin.

"Kita memulai perjalanan dengan motor premium di atas Rp30 juta. Tujuannya untuk menunjukkan capability motor listrik itu seperti apa. Banyak yang dulu menganggap performanya tidak bisa sebaik motor konvensional," jelasnya.

Strategi tersebut diwujudkan lewat peluncuran Alva One pada 2022, disusul Alva Cervo pada 2023 yang diklaim memiliki kecepatan puncak di atas 100 km/jam. Setelah citra performa mulai terbentuk, perusahaan kemudian memperluas pasar melalui model dengan harga lebih terjangkau.

"Di 2024 kami masuk ke mid-segment dengan harga 20 jutaan. Kami ingin menunjukkan bahwa motor listrik itu sepadan dari segi harga dan bisa dipakai sebagai transportasi utama, bukan sekadar kendaraan jarak dekat," ujarnya.

Selain lini produk, Alva juga menaruh perhatian pada penguatan ekosistem pengisian daya. Perusahaan mengembangkan jaringan charging station untuk menunjang mobilitas pengguna, sekaligus mengurangi kekhawatiran soal jarak tempuh.

Dengan pendekatan bertahap dari premium ke segmen menengah, ditambah pembangunan infrastruktur pengisian daya, Alva menilai pasar motor listrik Indonesia tetap memiliki prospek positif meski tanpa subsidi. Perusahaan melihat perubahan fokus konsumen dari sekadar harga menuju kualitas dan fungsi sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang industri kendaraan listrik roda dua di Tanah Air.

"Motor kami sekarang jarak tempuhnya bisa sampai 140 kilometer. Ditambah kemampuan fast charging, 30 menit bisa 50%. Itu penting supaya konsumen merasa aman saat berkendara," kata Purbaja.

(hoi/hoi)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article