Jakarta (ANTARA) - PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) atau BRI Insurance menyatakan terus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko yang terintegrasi sebagai bagian dari strategi menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri keuangan.
Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko BRI Insurance Heri Supriyadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan penguatan tata kelola dan manajemen risiko menjadi fondasi untuk menjaga kepercayaan nasabah.
“Kami percaya bahwa kepercayaan nasabah hanya dapat dijaga melalui prinsip kehati-hatian dan integritas yang konsisten,” ujar Heri.
Heri menjelaskan pihaknya berupaya menjaga prinsip kehati-hatian dan integritas dalam menjalankan fungsi governance, risk, dan compliance. Ia menyebut penguatan itu juga diarahkan untuk mendukung pengembangan layanan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut, menurut Heri, tecermin dalam penilaian yang mereka terima pada ajang IGRC (Indonesian Governance Risk Compliance) Awards 2026. Kegiatan ini menilai aspek tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, serta inovasi yang dijalankan perusahaan.
Baca juga: AAUI harap investasi asuransi 20 persen di pasar saham hanya opsional
Dalam ajang itu, BRI Insurance memperoleh beberapa nominasi, yakni The Most Trusted Financial Company in ERM, The Most Trusted Financial Company in Governance, dan The Most Trusted Financial Company in GRC.
Perusahaan juga menerima piala untuk kategori The Most Trusted Financial Company in ERM.
Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo menambahkan apresiasi tersebut menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap perusahaan.
Dia pun berkomitmen untuk menjaga konsistensi perbaikan kinerja dan kualitas layanan perlindungan melalui transformasi dan inovasi.
Baca juga: Askrindo perkuat manajemen risiko demi stabilitas layanan asuransi
Sebagai informasi, BRI Insurance membukukan laba bersih sebesar Rp467 miliar pada kuartal III 2025. Profit margin tercatat sebesar 15 persen dan hasil underwriting 31,23 persen. Sedangkan, premi bruto tercatat mencapai Rp3,12 triliun.
Meski secara keseluruhan kinerja keuangan hingga September masih sedikit di bawah rencana kerja dan anggaran (RKA) akibat dampak penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 yang menekan pencatatan laba, prospek hingga akhir tahun tetap optimistis.
Perseroan menargetkan premi bruto di atas Rp4,5 triliun pada akhir 2025 dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442228/original/014176900_1765531627-Star_Wars_Fate_of_the_Old_Republic__Dok.Gamespot_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375889/original/010623500_1759985600-iPhone.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5123396/original/039938900_1738812872-photo_2025-02-06_10-24-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442451/original/097752300_1765537619-Menkomdigi_Meutya_Hafid_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441815/original/032567800_1765518804-ilustrasi_The_Game_Award_2025__Doc._The_Game_Award_2025_.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456401/original/043486900_1766869079-andrea-cambiaso-juventus.jpg)





